Sunday, November 25, 2012

mana sudah ?

manusia
masing-masing punya falsafah
kalau tidak apa guna otak
terus kontang tanpa isian hujah

cari kail dulu sebelum pancing
jangan cuma sangkal berbaur kencing
apa kata bentang tikar
baru masuk babak tengkar

cerdik aku cuma kerdil
sayang tak sedarjah kalian
lempar tulang pun aku tuju
pilih tunduk ganti riak

jasad di lain jiwa ronta keluar
bertentang.. ya protes
cuma lontar dalam bisu
lalu terduduk lesu
aku kelu..


Friday, November 9, 2012

tanda jawapan

relakan ia pergi
tapi mengapa sukar ?
mengapa harus kekal?
mengapa timbul rasa resah?

hati keras menipu
masakan diri sendiri tertipu
tapi harus bagaimana lagi?
kejar lagi setelah puas ku kata henti

sudah puas buka mata
sudah ku seret akal turut sama
tapi masih belum sampai kata sudah
walau segala manis sudah ku ludah

jangan emosikan situasi
mengapa dia yang ku kenang?
hingga tak diduga air bergenang
segera tangan kontangkan dari sisi

tapi bukan cara itu
sogok saja katakan aku bodoh
sudah lelah berdolak dalih
namun masih..sampai bila baru pulih?

satu kata tak pernah luput
bukan kata tapi rasa
rindu..


Monday, November 5, 2012

sandaran bicara alam

lalu tersenyum
melihat gambaran alam
tika malap beransur terang
kering hujan dipanah mentari

alunan suara alam menyapa hati
menggamit rindu pada sang pencipta
padang hijau sehamparan luas
jadi medan interaksi yang punya nyawa

asyik aku nikmati keramahan
yang ditatap pancaindera pinjaman
kelam dunia sekadar cuma hilang satu
memang besar jika kau belum tahu

lalu mengapa harus diungkap
sudah nyata lagi kan bersuluh
sudah pasti singgahan cuma sementara
walau pangkal belum ketemu noktah